Pixel Perfect Digital
Crayon sangat baik untuk melatih dan memperkuat motorik halus anak. Namun sayangnya, crayon seringkali dipergunakan dengan cara yang kurang tepat, sehingga motorik halus anak tidak terlatih secara maksimal. Contoh dari menggunakan crayon yang kurang tepat adalah memegang crayon dengan cara yang sama dengan memegang pensil warna. Berikut ini cara menggunakan crayon yang tepat.

1.Buka label setiap batang crayon

Label crayon akan menghalangi penggunaan krayon. Buka dan buang labelnya agar crayon dapat digunakan dengan leluasa.

2. Patahkan crayon sebesar yang diperlukan untuk mewarnai bidang gambar

Untuk sebuah gambar, perkirakan banyak warna yang diperlukan dan patahkan batang crayon sekecil yang diperlukan. Pematahan ini bertujuan agar hanya bagian crayon yang digunakan saja yang kotor, sedangkan bagian yang tidak digunakan tetap bersih dan dapat disimpan untuk kegiatan mewarnai berikutnya.

3. Torehkan crayon pada bidang gambar seperti cara menorehkan kapur tulis atau penghapus karet.

Cara ini akan mempercepat proses mewarnai dan melukis gambar. Efek yang dihasilkan berupa motif gambar cetak atau motif lukisan.

Tips:

  1. Gunakan kertas karton tebal atau kertas koran untuk mengalas kertas gambar. Alas kertas gambar akan membuat hasil mewarnai lebih halus dan rata. Semakin empuk alas gambar, semakin mudah, halus, dan merata hasil mewarnai.
  2. Saat membuat gradasi warna, gunakan warna yang lebih gelap terlebih dahulu baru kemudian warna yang lebih terang. Caranya, torehkan warna yang lebih gelap ke sebagian bidang gambar, kemudian torehkan warna yang lebih terang menimpa warna yang lebih tua. Torehkan terus warna yang lebih terang hingga ke seluruh bidang gambar. Untuk menghaluskan warna, baurkan warna crayon dari bidang yang berwarna lebih terang ke bidang yang berwarna lebih gelap.